Ketika kita menemukan sebuah pemutus sirkuit trip, umumnya disebabkan oleh tiga kondisi, yaitu trip hubung singkat, trip gangguan, dan trip kebocoran. Kami telah mengumpulkan alasan untuk ketiga metode trip ini dan bagaimana kita harus menanganinya.

1. Perjalanan hubung singkat: Ketika kabel mengalami korsleting, MCB tidak dapat ditutup, dan MCB akan bekerja segera setelah ditutup. Jika terjadi korsleting pada alat rumah tangga, MCB tidak akan trip saat tidak digunakan. Ketika alat rumah tangga dalam keadaan korsleting dibuka, MCB akan langsung trip. Dalam hal ini, carilah teknisi listrik yang memasang saluran listrik untuk mengukurnya dengan multimeter untuk mengetahui titik korsleting dan menghilangkan gangguan.
2. Perjalanan kelebihan beban: Perjalanan kelebihan beban berbeda dengan perjalanan hubung singkat. Perjalanan beban berlebih membutuhkan batas waktu tertentu, mulai dari beberapa detik hingga beberapa menit. Waktu trip tergantung pada ukuran kapasitas MCB. Saya kira rumah Anda menggunakannya dengan baik saat Anda tidak mengganti saluran, tetapi gagal setelah saluran diganti lagi. Hal ini mungkin disebabkan oleh pemilihan kabel atau kapasitas pemutus sirkuit. Bahkan, pemilihan kabel dan pemutus arus dihitung berdasarkan konsumsi daya aktual. Contohnya, AC 1,5 hp kira-kira setara dengan daya 1,1KW. Kabel tembaga tidak kurang dari 1.5mm2 harus digunakan untuk catu daya, dan pemutus sirkuit tipe D 10A harus digunakan. Ini ditenagai dengan sendirinya, dan sakelar udara tidak dicampur dengan peralatan listrik lainnya.

3. Perjalanan kebocoran: Leakage trip memiliki fitur yang sangat jelas, bagian aksinya ada pada perangkat proteksi di sisi kanan proteksi kebocoran, tetapi posisi tersandung ada di sisi kiri perangkat proteksi kebocoran. Saat terjadi kebocoran, tombol eksperimental perangkat proteksi kebocoran di sebelah kanan akan muncul. Jika tidak disetel ulang, tombol pemutus sirkuit tidak dapat ditutup. Metode pendeteksiannya sangat sederhana, yaitu mencolokkan peralatan rumah tangga satu per satu, dan yang mana yang mengalami kebocoran, yang merupakan fenomena kebocoran.
Jika kita bukan ahli listrik, kita tidak dapat mengoperasikannya. Kita harus memiliki pengalaman yang kaya dan peralatan yang cukup aman sebelum dapat mengoperasikannya.






